Friday, December 6, 2019

Lompat Batu Nias

Tradisi melompat batu atau yang biasa disebut oleh orang Nias sebagai fahombo batu adalah pada mulanya dilakukan oleh seorang pemuda Nias untuk menunjukan bahwa pemuda yang bersangkutan sudah dianggap dewasa dan matang secara fisik. Lebih jauh dari itu bila sang pemuda mampu melompati batu yang disusun hingga mencapai ketinggian 2 m dengan ketebalan 40 cm dengan sempurna maka itu artinya sang pemuda kelak akan menjadi pemuda pembela kampungnya samu’i mbanua atau la’imba hor, jika ada konflik dengan warga desa lain.

Tapi satu hal yang perlu diketahui bahwa tradisi lompat batu ini tidak terdapat di semua wilayah Nias dan hanya terdapat pada kampung-kampung tertentu saja seperti di wilayah Teluk Dalam. Dan satu hal lagi, tradisi ini hanya boleh diikuti oleh kaum laki-laki saja, dan sama sekali tak memperbolehkan kaum perempuan untuk mencobanya mengingat lompat batu merupakan ajang ketangkasan yang nantinya bila berhasil melompat dengan sempurna yang bersangkutan akan didampuk menjadi pembela kampungnya ketika ada perselisihan dengan kampung lain.





Oleh karena begitu prestisiusnya kemampuan lompat batu ini, maka sang pemuda yang telah berhasil menaklukan batu ini pada kali pertama bukan saja akan menjadi kebanggaan dirinya sendiri tapi juga bagi keluarganya. Bagi keluarga sang pemuda yang baru pertama kali mampu melompati batu setinggi 2 meter ini biasanya akan menyembelih beberapa ekor ternak sebagai wujud syukuran atas keberhasilan anaknya.
Karena suatu kebanggaan, maka setiap pemuda tidak mau kalah dengan yang lain. Sejak umur sekitar 7-12 tahun atau sesuai dengan pertumbuhan seseorang, anak-anak laki-laki biasanya bermain dengan melompat tali. Mereka menancapkan dua tiang sebelah menyebelah, membuat batu tumpuan, lalu melompatinya. Dari yang rendah, dan lama-lama ditinggikan. Ada juga dengan bantuan dua orang teman yang memegang masing-masing ujung tali, dan yang lain melompatinya secara bergilir. Mereka bermain dengan semangat kebersamaan dan perjuangan.

Uniknya, konon meski sudah latihan keras tidak semua pemuda akhirnya berhasil melewati undukan batu bersusun itu, bahkan tak jarang dari mereka ada yang sampai patah tulang karena tersangkut ketika mencoba melewati batu tersebut. Tapi tak jarang pula ada pemuda yang hanya berlati sekali dua tapi langsung mampu melewati batu tersebut. Menurut kepercayaan setempat hal ini dipengaruhi oleh faktor genetika. Jika ayahnya atau kakeknya seorang pemberani dan pelompat batu, maka diantara para putranya pasti ada yang dapat melompat batu. Kalau ayahnya dahulu adalah seorang pelompat batu semasih muda, maka anak-anaknya pasti dapat melompat walaupun latihannya sedikit. Bahkan ada yang hanya mencoba satu-dua kali, lalu, bisa melompat dengan sempurna tanpa latihan dan pemanasan tubuh.

Kemampuan dan ketangkasan melompat batu juga dihubungkan dengan kepercayaan lama. Seseorang yang baru belajar melompat batu, ia terlebih dahulu memohon restu dan meniati roh-roh para pelompat batu yang telah meninggal. Ia musti memohon izin kepada arwah para leluhur yang sering melompati batu tersebut. Tujuanya untuk menghindari kecelakaan atau bencana bagi para pelompat ketika sedang mengudara, lalu menjatuhkan diri ke tanah. Sebab banyak juga pelompat yang gagal dan mendapat kecelakaan.

Lantas kenapa para pemuda yang mampu melompat batu kemudian akan menjadi ksatria dikampungnya? Itu lantaran ketika terjadi peperangan antar kampung maka para prajurit yang menyerang harus mempunyai keahlian melompat untuk menyelamatkan diri mengingat setiap kampung di wilayah Teluk Dalam rata-rata dikelilingi oleh pagar dan benteng desa. Maka dari itu ketika tradisi berburu kepala orang atau dalam sebutan mereka mangaih’g dijalankan sang pemburu kepala manusia ketika dikejar atau melarikan diri, mereka harus mampu melompat pagar atau benteng desa sasaran yang telah dibangun dari batu atau bambu atau dari pohon tali’anu supaya tidak terperangkap di daerah musuh.Itu juga sebabnya desa-desa didirikan di atas bukit atau gunung hili supaya musuh tidak gampang masuk dan tidak cepat melarikan diri.

Dan bagi pemuda yang dapat selamat dari perangkap musuh itulah yang kemudian akan pulang ke kampungnya dengan segala kehormatan dan dielu-elukan sebagai pahlawan.

Atraksi Wisata

Atraksi wisata adalah satu hasil karya manusia yang dipersembahan sebagai bagian untuk menarik minat para wisatawan dan memiliki tujuan demi memberikan kesan kesenangan karena masih berisi penghiburan.   Ketika ada obyek wisata alam (baik pantai, gunung, ngarai, dan lain-lain) yang memang merupakan karunia  Tuhan, maka atraksi wisata merupakan obyek yang lebih cenderung menggali pada kemampuan manusia, yaitu dengan memberdayakan diri pada kreasi dan inovasi budaya setempat.     Walau begitu, kenyataannya keberadaan “atraksi wisata” ini tidak bisa dilepaskan dari faktor alam dan juga faktor kebudayaan setempat, dimana keberadaannya dituntut mampu memberikan kesan mendalam bagi para wisatawan.

Jika dilihat dari arti katan, “atraksi” adalah sesuatu yang menarik perhatian atau daya tarik. Atraksi juga memiliki arti pertunjukan atau tontonan. Sedangkan atraksi wisata adalah seni, budaya, warisan sejarah, tradisi, kekayaan alam, atau hiburan, yang merupakan daya tarik wisatawan di daerah tujuan wisata.

Atraksi wisata dan obyek wisata adalah dua hal yang menjadi daya tarik utama dari sebuah tempat tujuan wisata. Sementara, tempat tujuan wisata yang baik adalah tempat yang harus mampu memberikan kesan dan pengalaman berharga bagi wisatawan. Kesan dan pengalaman inilah yang akan membuat wisatawan mempertimbangkan untuk melakukan kunjungannya kembali.

Thursday, November 28, 2019

Enting-Enting Gepuk

Enting-enting adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah yang cukup populer. Makanan ini dibuat dengan bahan dasar kacang tanah yang dicampur dengan gula jawa dan dipadatkan. Rasa kacang dan manis dari gula menyatu dengan sangat sempurna yang membuat camilan ini terasa begitu nikmat.

Nah, makanan khas Jawa Tengah ini dulunya berasal dari daerah Salatiga. Namun, kini Anda sudah cukup mudah menemukannya. Hal ini dikarenakan enting-enting sudah tersebar di berbagai daerah dan biasanya menghiasi etalase toko oleh-oleh.

enting enting gepuk
Enting-Enting Gepuk

Tempe Mendoan

Tempe Mendoan

mendoan

Siapa yang tidak kenal dengan camilan yang satu ini? Mendoan masuk dalam salah satu gorengan paling terkenal di Indonesia.

Namun, sebenarnya, gorengan legendaris ini berasal dari Jawa Tengah. Ya, awalnya, makanan khas Jawa Tengah ini banyak ditemukan di daerah Purwokerto dan Banyumas
Di daerah tersebut, mendoan memang disebut dengan nama yang berbeda, salah satunya adalah tempe kemul.

Jika Anda berkunjung ke daerah ini, maka akan banyak penjual mendoan yang menjajakan dagangannya. Bahkan, ada produksi tempe khusus untuk mendoan yang siap pakai. Sangat menarik, bukan?

Lumpia Semarang

Jika Anda berada di kawasan Semarang tidak lengkap rasanya jika melewatkan waktu untuk mencoba lumpia khas Semarang. Lumpia adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah yang sudah sangat terkenal. Asal makanan ini memang dari Semarang meskipun kini sudah banyak menyebar di daerah lainnya.

Camilan khas ini dibuat dengan menggunakan tepung terigu yang dibentuk menjadi kulit. Setelah itu, kulit tersebut akan membungkus beberapa pilihan isi lumpia, seperti sayuran, udang, telur dan ayam. Menikmati lumpia yang hangat lengkap dengan cabai rawit yang pedas pasti akan sangat menggugah selera!

makanan khas jawa tengah - lumpia semarang
Lumpia Semarang

Kuliner Jawa

Kuliner Jawa adalah makanan khas daerah Pulau Jawa. Ada beberapa daerah di pulau Jawa yang memiliki rasa khas dai tiap-tiap daerah. Contohnya adalah Jawa Tengah yang memiliki rasa makanan dengan rasa manis yang lebih dominan dari rasa lainnya. Gudeg adalah salah satu makanan khas Jawa Tengah yang memiliki rasa manis yang dipadukan dengan nasi yang tidak ada rasanya, sehingga rasa makanan akan terasa lebih seimbang antara manis, asin, dan asam.

Hasil gambar untuk gudeg
Gudeg Yogyakarta

Hasil gambar untuk makanan jawa tengah
Tempe Mendoan

Hasil gambar untuk makanan jawa tengah
Jenang Grundul

Wisata Kuliner

Wisata kuliner adalah wisata yang bertujuan untuk mencari atau menikmati suatu makanan khas dari suatu tempat/daerah yang memiliki rasa yang unik dengan ciri-ciri daerah tersebut. Wisata kuliner ini biasanya diminati oleh semua kalangan usia karena pada umumnya manusia memiliki rasa penasaran untuk mencoba sesuatu yang baru, terutama pada makanan.

Hasil gambar untuk makanan

Hasil gambar untuk makanan

Hasil gambar untuk makanan